artantikusumaningrum

Just another Blog Civitas UPI site

Pembahasan Jurnal lanjutan

November12

Ulasan jurnal ke 2 :

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan penentuan penentuan jumlah persediaan, yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah membangun sebuah aplikasi yang dapat membantu dalam penentuan persediaan barang yang optimal, sehingga dapat mengurangi resiko penumpukan barang untuk meminimalkan kerugian akibat persediaan menumpuk. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan ini menggunakan pemodelan Decision Support System (DSS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sistem pendukung keputusan penentuan penentuan jumlah persediaan.ini dapat membantu bagian kasir dan pemilik dalam mengelola data penjualan, persediaanbaan barang dan proses pembuatan laporan-laporan. Selain itu sistem pendukung keputusan ini juga dapat dengan mudah menghasilkan laporan-laporan mengenai persediaan dan jumlah pemesanan barang.

Alat dan Bahan yang digunakan untuk penelitian 

alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian sistem pendukung keputusan dalam menentuan penjumlahan persedian terhadap kasir, menentukan jumlah pemesana barang serta tersedianya barang yang harus dipesan adalah data persedian yang ada di kasir, data barang yang tersedia dan jumlah barang- barang yang tersedia.

Metode yang digunakan untuk penelitian

Metode ini merupakan salah satu model yang menggambarkan siklus hidup pengembangan perangkat lunak. Ini dilakukan bertahap dari awal sampai ke tahap berikutnya.
1. Intelligence
Tahap ini merupakan proses penelusuran dan pendeteksian dari lingkup problematika serta proses pengenalan masalah. Data masukan diperoleh, diproses, dan diuji dalam rangka mengidentifikasikan masalah.
2. Design.
Pada tahap ini dilakukan dengan melakukan dengan melakukan perancangan seperti: perancangan fitur, menu aplikasi, perancangan data, perancangan arsitektur, perancangan interface dan perancangan prosedur.
3. Choice
Pada tahap ini dilakukan proses pemilihan diantara berbagai alternatif tindakan yang mungkin dijalankan. Hasil pemilihan tersebut kemudian diimplementasikan dalam proses pengambilan keputusan.
4. Implementasi
Tahapan ini merupakan tahapan optional dalam pengembangan perangkat lunak. Bagian ini terjadi ketika sistem yang kita maksud telah selesai dan mengalami perubahan ataupun permintaan penambahan fitur dikemudian hari.

Hasil dan Pembahasan

  1. Subsistem pengolaahan model

Sistem ini menggunakan model matematika, dimana konsep ini adalah menggunakan menggunakan notasi-notasi dan persamaan-persamaan matematika untuk merepresentasikan system.antribut-atribut dinyatakan dengan variable-variabel dan aktifitas-aktifitas dinyatakandengan variabel-variabel dan aktifitas-aktifitas dinyatakan dengan fungsi matematik yang menjelaskan hubungan antar variable tersebut. Model matematika disusun sesuai dengan rumusan logika fuzzy dengan penjelasan pelanggan dan kasir menjalankan transaksi penjulan setelah itu pemilik meliat data transaksi penjualan, lalu dilanjutkan dengan pemilik memesan kepada supplayer lalu terjadi transaksi pembeliian antara supplayer dengan pemilik.

2.  Kondisi Sistem

Melihat sistem yang sedang berjalan, sistem yang manual dalam system yang terjadi, maka dapat disimpulkan beberapa kekurangan- kekurangan dalam prosedur yang sedang berjalan, yaitu adalah :

no masalah worker penentuan masalah
1 Proses pencatatan data transaksi masih menggunakan caramanual dengan mencatat data. kasir Dibuatnya sistem informasi yang memiliki database yang dapat mengelola data Harga secara efisien.
2 Barang seuringmenumpuk dan terkadang kosong kasir Dengan adanya aplikasi sistem informasi penetapan harga dan persediaan ini maka diharapkan dapat lebih mengatur data masuk dan keluar barang agar barang yang tersedia tidak membuat pemilik rugiterlalu besar.

 3.Tahapan Penentuan Jumlah Pemesanan Barang Dengan Metode Fuzzy

Untuk menentukan Jumlah Pemesanan Barang maka dilakukan perhitungan dengan menggunakan logika fuzzy model sugeno. Untuk menentukan jumlah minimum persediaan yaitu dengan menghitung safety stock, variabel yang diambil terdiri dari jumlah penjualan maksimum dalam satu hari, penjualan rata-rata dalam satu periode, dan lead time pemesanan.

Simpulan

Dari penelitian yang sudah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa sistem pendukung keputusan ini menggunakan logika fuzzy yang dapat memberikan kemudahan dalam hal penentuan jumlah persediaan terhadap kasir,  membantu dalam proses penentuan jumlah persediaan yang akan menentukan jumlah pemesanan barang, mampu mengukur kompetensi antara barang yang tersedia dengan barang yang harus dipesan, dapat digunakan sebagai informasi strategik dalam upaya mengoptimalkan sistem persediaan meliputi jumlah persediaan. Serta dalam memberikan rekomendasi pemesanan barang agar minimalkan biaya, output yang dikeluarkan dari sistem pendukung keputusan ini berupa jumlah persediaan dan jumlah barang yang harus dipesan.

junal dapat dilihat : 24-92-1-PB

Pembahasan Jurnal

October29

Ulasan Jurnal ke -1 :

Penelitian ini dilakukan untuk memprediksi penjualan batik tulis buharto yang merupakan salah satu produk dari batik Pekalongan. Banyak persaingan di dunia industri terutana batik semakin ketat dan kompetitif, oleh sebab itu seorang manajer sangat berperan penting dalam mengambil sebuah keputusan. Adanya sistem pendukung keputusan dapat membantu manajer dalam mengambil keputusan diantara lain adalah memprediksi peramalan penjualan batik.

Alat dan bahan yang digunakan untuk penelitian

alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian sistem pendukung keputusan peramalan penjualan batik adalah data yang diambil 2 tahun terakhir dari bulan januari 2006 sampai dengan desember 2007, dengan jenis batik tulis buharto.

Metode yang digunakan untuk penelitian 

Metode penelitian yang digunakan adalah Metode trend moment menggunakan cara-cara perhitungan statistika dan matematika tertentu untuk mengetahui fungsi garis lurus sebagai pengganti garis patah-patah yang dibentuk oleh data historis perusahaan.Persamaan trend dengan metode moment adalah sebagai berikut (Adisaputro, 1998) :

Y= a +bx …………………………(1) (1)
Dimana :
Y : nilai trend ( Peramalan )
a : bilangan konstant
b : slope atau koefisien kecondongan garis trend
x : indeks waktu (x = 0, 1, 2, 3, …, n).
Sedangkan untuk menghitung nilai a dan b digunakan rumus :
ΣYi = n.a+bΣ Xi ………………….(2) (2)
ΣXiYi =a Σ Xi+bΣXi² ……………(3) (3)
Dimana :
ΣYi : Jumlah kumulatif data historis
n : banyaknya periode waktu ( bulan )
ΣXi : Jumlah kumulatif waktu
Terdapat cara lain untuk menghitung nilai a dan b dengan rumus sebagai berikut :

b = ΣXiYi – n (Xi)( Yi)/ ΣXi-n(Xi)2

a = Yi – b(Xi)

Dimana :

Xi: Rata-rata permintaan per periode waktu.

Yi: Rata-rata jumlah penjualan.
Pada perusahaan yang memproduksi batik seringkali permintaan terhadap produknya dipengaruhi oleh faktor musiman yang berkaitan dengan fluktuasi periodik serta bersifat relatif konstan. Oleh karena itu nilai-nilai ramalan yang telah didapat dari hasil peramalan dengan metode trend moment akan dikoreksi terhadap pengaruh musiman dengan menggunakan indeks musim. Perhitungan indeks musim adalah sebagai berikut :

indeks musim = rata-rata permintaan bulan tertentu/ rata-rata permintaan perbulan

untuk mendapatkan hasil ramalan akhir setelah dipengaruhi oleh indeks musim digunakan perhitungan sebagai berikut :
Yx = Indeks musim x Y
Dimana :
Yx = hasil ramalan dengan menggunakan metode trend moment yang dipengaruhi oleh indeks musim.
Y = hasil ramalan dengan menggunakann trend moment

Hasil dan Pembahasan

Perhitungan Metode Trend Moment

Pada peramalan penjualan barang ini mengambil contoh kelompok batik tulis. Perancangan proses akan dimulai dengan perhitungan metode Trend Moment menggunakan konsep dan perhitungan seperti yang telah dibahas pada tinjaun pustaka. (pembahasan tentang: Metode Trend Moment). Data penjualan kelompok batik tulis pada bulan Januari 2009 sampai dengan bulan Desember 2010, seperti ditunjukkan pada tabel dibawah ini:

bulan

tahun

Xi

data penjualan (Yi)

Xi Yi

Xi2

januari

2006

1

8

8

1

februari

2006

2

10

20

4

maret

2006

3

7

21

9

april

2006

4

4

16

16

mei

2006

5

12

60

25

juni

2006

6

6

36

36

juli

2006

7

10

70

49

agustus

2006

8

12

96

64

september

2006

9

15

135

81

oktober

2006

10

10

100

100

november

2006

11

5

55

121

desember

2006

12

8

96

144

januari

2007

13

5

65

169

februari

2007

14

4

56

196

maret

2007

15

8

120

225

april

2007

16

12

192

256

mei

2007

17

10

170

289

juni

2007

18

17

306

324

juli

2007

19

12

228

361

agustus

2007

20

15

300

400

september

2007

21

18

378

441

oktober

2007

22

21

462

484

november

2007

23

19

437

529

desember

2007

24

10

240

576

jumlah  

300

258

3667

4900

rata-rata  

12.5

10.75

b= 0,384b = ΣXiYi – n (Xi)( Yi)/ ΣXi-n(Xi)2

a = Yi – b(Xi)

a = 5,945

persamaan trend = Y=a+bx
Y = 5,945 + 0,364x
Sebagai contoh meramalkan penjualan untuk bulan januari 2008 maka nilai trend pada bulan januari 2011, dimana x=25 (januari) yaitu :
Y = 5,945 + (0,364)(25)
Y = 15,55
Jika dipengaruhi indeks musim, maka rumus perhitungan indeks musim maka akan diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut :

indeks musim = rata-rata permintaan bulan tertentu/ rata-rata permintaan perbulan

Keterangan :
Rata permintaan bulan tertentu : 7,5
Rata – rata permintaan perbulan : 10,75
Indeks musim = 0,67
Untuk perhitungan indeks musim digunakan perhitungan dengan rumus sebagai berikut :
Y* = indeks musim x Y
Y* = 10,83
Nilai ramalan untuk bulan januari 2008 adalah 10 batik.

Simpulan

Dari penelitian yang sudah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode trend moment yang dapat memprediksi penjualan pada bulan dan tahun yang diinginkan oleh pengguna dan dapat membantu manajer untuk memproduksi batik

jurnal ini dapat dilihat ictech–ariefsomad-11-1-peramala-n

Hello world!

October7

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

blog ini dibuat untuk salah satu mata kuliah seminar semoga dapat membantu dan bermanfaat, terimakasih